Audit Kepatuhan Itjen Kementan Perkuat Tata Kelola dan Akuntabilitas BRMP Maluku Utara
Sofifi - Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku Utara menerima kunjungan tim Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian dalam rangka pelaksanaan Audit Kepatuhan Tahun Anggaran (TA) 2025 dan TA 2026. Kegiatan audit berlangsung selama sepuluh hari, mulai 18 Juni hingga 27 Juni 2026, pada satuan kerja BRMP Maluku Utara.
Audit diawali dengan entry meeting pada 18 Juni 2026 yang dihadiri oleh jajaran BRMP Maluku Utara bersama tim auditor Inspektorat Jenderal. Dalam pertemuan tersebut disampaikan pengenalan tim auditor, ruang lingkup audit, mekanisme pelaksanaan, serta proses teknis pemeriksaan yang akan dilakukan selama kegiatan berlangsung.
Pelaksanaan audit dilakukan secara menyeluruh, mencakup pemeriksaan administrasi, dokumen pendukung, serta peninjauan di dua lokasi kerja BRMP Maluku Utara, yakni Kantor Sofifi dan IP2MP Bacan, guna memastikan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pada 23 Juni 2026, kegiatan audit mendapat arahan langsung dari Bapak Inspektur IV Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian, drh. Pujo Harmadi, M.P. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa tata kelola keuangan merupakan aspek yang mutlak dan tidak dapat ditawar. Hal tersebut diwujudkan melalui kepatuhan penuh terhadap aturan, peningkatan komunikasi internal maupun eksternal, penerapan transaksi cashless, kewajiban melakukan digital back-up Surat Pertanggungjawaban (SPJ), kedisiplinan dalam penyelesaian berkas tanpa menunda-nunda, demi menjaga akuntabilitas lembaga.
Beliau juga mengingatkan bahwa tuntutan pekerjaan pendampingan di lapangan yang cepat dan dinamis harus tetap diimbangi dengan tata kelola administrasi dan keuangan yang tertib, transparan, serta akuntabel.
Melalui pelaksanaan Audit Kepatuhan ini, BRMP Maluku Utara diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola organisasi, memperkuat integritas dalam pengelolaan program dan anggaran, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pembangunan pertanian di Provinsi Maluku Utara.